Oleh: Satya Adhi
Rhoma Irama bersabda, darah mudanya remaja selalu merasa gagah dan tak mau mengalah. HIVI! bersenandung, tiada masa-masa yang lebih indah dari masa remaja. Namun buat Yuni (Arawinda Kirana) dan batur-batur-nya, masa remaja adalah kala penuh kebingungan, waktu gawat penentu neraka dan surga hidup mereka.
Yuni garapan Kamila Andini dibuka dengan cermat dan tegas. Remaja kelas 12 SMA ini sedang berpakaian menjelang sekolah. Kamera menyorot tubuhnya. Kancut dan kutang ditampakkan seperlunya. Adegannya ringkas, tak mengeksploitasi tubuh perempuan ala sorotan male gaze.
Dan yang paling penting, adegan pembuka Yuni menyiratkan apa yang film ini mau dongengkan: tentang remaja sekolahan dan tubuhnya. (Baca selengkapnya ....)




